Google ads

Rabu, 25 November 2015

Tanaman obat keluarga (TOGA)



Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik dihalaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usah kecil dan menengah dibidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.
Indonesia terkenal dengan beragam flora dan fauna hingga ke manca negara. Terutama flora, tidak hanya berarti tanaman yang berbunga saja yang ada di Indonesia melainkan tanaman yang memiliki ribuan khasiat juga tersebar hamper di seluruh Indonesia. Tanaman tersebut sering disebut tanaman obat tradisional. Akan tetapi seiring berkembangnya jaman, tanaman obat tradisional yang memiliki khasiat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh mulai ditinggalkan dan sudah beralih ke bahan-bahan kimia yang tentu resikonya tidak dapat dihindarkan.
Pengetahuan masyarakat mengenai tanaman obat tradisional memang belum terlalu luas. Bahkan, tanaman obat tradisional setiap hari kita temui, namun tidak kita manfaatkan. Pola pikir masyarakat bahwa dalam pengolahan tanaman obat tradisional sangat rumit dan membutuhkan waktu lama inilah yang membuat tanaman obat tradisional dalam kehidupan sehari-hari sudah ditinggalkan bahkan hanya di jadikan pajangan di rumah.
Pada zaman mesir kuno (Tahun 2500 Sebelum Masehi), para budak diberi ransum bawang untuk membantu menghilangkan banyak penyakit demam dan infeksi yang umum terjadi pada masa itu. Sejak itulah catatan pertama tentang penulisan tanaman obat dan berbagai khasiatnya telah dikumpulkan oleh orang-orang mesir kuno. Sejumlah besar resep penggunaan produk tanaman untuk pengobatan berbagai penyakit, gejala-gejala penyakit dan diagnosanya tercantum dalam (Papyrus Ehers). Pada saat itu, para pendeta Mesir Kuno telah melakukan dan mempraktekkan pengobatan herbal.
Kata herbal biasanya dikaitkan dengan umbuh-tumbuhan yang tidak berkayu atau tanaman yang bersifat perdu. Tetapi dalam dunia pengobatan, istilah herbal memiliki makna yang lebih luas, yaitu segala jenis tumbuhan dan seluruh bagian-bagiannya yang mengandung satu atau lebih bahan aktif yang dapat dipakai sebagai obat.
Herbal identik dengan obat tradisional. Penggunaan herbal/tumbuhan obat sebagai obat tradisional antara lain bertujuan untuk memelihara kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menyembuhkan penyakit dan lain-lain. Beberapa jenis herbal telah lama dikenal dan digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia untuk pengobatan dan kesehatan. Pada makalah ini akan dibahas jenis herbal/tumbuhan obat bernama serut sebagai obat tradisional yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa gangguan kesehatan.

Tidak ada komentar:

Google Ads