Google ads

Jumat, 31 Juli 2015

ALGA



Pengertian Alga
    Alga adalah protista yang mempunyai klorofil dalam kloroplas dan dapat melakukan fotosintesis. Selain itu, alga juga mempunyai pigmen lain sebagai dasar klasifikasinya. Sebagian alga uniseluler namun sebagian alga multiseluler.
    Berdasarkan ukurannya alga alga terbagi menjadi alga mikroskopik dan makroskopik. Alga mikroskopik termasuk kelompok plankton, sedangkan alga makroskopik termasuk kelompok rumput laut, penyebab alga sangat dipengaruhi oleh cahaya,temperatur air,kandungan,oksigen terlarut kandungan karbon dioksida dan mineral.
    Reproduksi alga dilakukan secara aseksual dan seksual. Reproduksi secara aseksual berlangsung dengn pembelahan sederhana, zoospora, dan fragmentasi. Sementara reproduksi seksual dilakukan cara peleburan gamet jantan dan betina yang dapat dibedakan menjadi isogami dan heterogami. Gamet yang dihasilkan alga, yaitu :
a.       Isogamet (gamet dengan ukuran sama)
b.      Anisogamet  ( gamet dengan ukuran berbeda serta berflagel)
c.       Oogamet (gamet yang sudah dapat dibedakan antara janran dan betina)
    Alga merupakan komponen utama fitoplankton yang terdiri dari plankton fotosintetik sebagai dasar dari sebagan besar rantai makanan dalam perairan. Cyanobacteria merupakan komponen utama fitoplankton yang lain. Beberapa alga bentik membentuk “Hutan” yang luar diair yang dangkal sebagian besar alga yang bersifat planktonik dan bentik merupakan sumber penting dari oksigen diatmosfer. Diduga, lebih dari 50% udara diatmosfer dihasilkan oleh alga laut.
    Alga dikelompokan kedalam beberapa filum utama berdasarkan bentuk sel reproduksi,kandungan pigmen, serta cadangan makanannya. Protista mirip tumbuhan meliputi kelompok alga uniseluler maupun multiseluler dan dikelompokan menjadi 7 filum, yaitu :
1.      Euglenophyta (Euglena)
    Genus ini mempunyai kloroplas dan dapat membuat makannya sendiri melalui proses forosintesis juga dapat mengabsorbsi makanannya secara langsung kedalam sel dan lingkungannya. Mempunyai lapisan terluar terdiri dari selulosa disebut dengan pelikel yang memberi bentuk dan bersifat fleksibel bentuk tubuhnya merupai gelendong dan diselaputi oleh pelikel mempunyai satu atau dua flagel pada ujung anterior terdapat bintik mata berwarna merah yang mengandung karoten yang brfungsi untuk melindungi daerah peka cahaya dibagian pangkal flagel. Contoh anggota ini yang dikenali ialah Euglanea viridis yang banyak ditemukan di air tawar. Ciri – ciri Euglena Viridis antara lain :
a.       Ukuran tubuh meruncing dengan satu flagel sehingga dapat bergerk aktif. Gerakan euglena disebut gerakan euglenoid.
b.      Ukuran tubuh antar 30-60 mikron
c.       Memiliki kloroplas untuk fotosintesis, ada juag yang tidak mempunyai kloroplas.
d.      Mempunyai sigma (bintik merah) untuk membedakan cahaya gelap dan terang.
2.      Dinophyita (Dinoflagelata)
     Disebut juga denga genggang api, Dinoflagellata merupakan produser primer penting diekosistem laut struktur tubuhnya bervariasi, namun kebanyakan berbentuk lonjong dengan warna kecokela.
an atau kekuningan. Mempunyai flagela yang terletak dibagian cekungan tranversal yang mengelilingi tubuh.
     Adanya ledakan populasi Dinoflagellata dapat menyebabkan perubahan warna air, ledakan salah satu jenis dapat menyebabkan peristiwa Red-tide. Beberapa spesies mengahsilkan toksin
3.      Bacillariophyta (Diatom)
     Sebagian besar anggotanya adalah alga uniseluler yang umumnya ditemukan di air tawar, air laut, dan lingkungan tanah. Filum ini merupakan komponen utama dari fitoplankton dilaut. Yang bersifat filtrt feeder
Ciri- ciri diatom :
-          Ukuran kecil, bentuk seperti kotak gelas dengan tutupnya, struktur tubuh terdiri dari dua bagian yaitu wadah yang disebut ipetika yang dindingnya terbuat dari silika.
-          Mempunyai lubang – lubng kecil yang dapat menghubungkan protoplasma dengan lingkungan perairan.
-          Mempunya satu,dua, atau banyak kloroplas pada tiap selnya pada bentuk variasi seperti cakram, huruf H,periferal dan pipih.
-          Kloroplas biasanya bewarna coklat keemasan karena didominasi oleh pigmen fuko-xantin.
-          Cadangan makana berupa minyak, lemak atau karbohidrat dan laminarin.
     Diatom termasuk organisme autotrof karena memilik pigmen fotosintesis. Antara lain : klorofil a,klorofil c, karoten, fuxo-xatin, diatiksantin dan diadinoksantin.
Diatom bereproduksi secara seksual dan aseksual. Reproduksi secara aeksual terjadi melalui pembelahan mitosis. Setiap bagian akan membentuk bagian baru didalam bagian lama.
4.      Chlorophyta (Alga Hijau)
     Mencangkup sekitar 7.500 spesies organisme dan sering dikenal sebagai alga hijau. Bentuknya sangat bervariasi dan habitatny tersebar luas. Alga hujai memiliki pigmen klorofil a dan b, B-karoten dan xantotil. Chlorophyta menyimpan makanan dalam bentuk pati di dalam kloroplas.
 Ciri-ciri Chlorophyta adalah sebagai berikut :
a.       Adanya bersel satu atau membentuk koloni.
b.      Bentuk tubuh bermacam-macam.
c.       Terdapat dua flagel yang sama panjang pada alga hijau yang motil.
d.      Bentuk tetap karena inti memiliki dinding.
e.       Bentuk dan dasar ukuran kloroplas beraneka ragam.
     Alga hijau hidup secara autotrof, beberapa hidup bersimbiosis dengan jamur membentuk lumut kerak. Alga hijau bereproduksi secara aseksual dengan membentuk zoospora, yaitu spora yang berbentuk seperti buah pir, terdiri dari dua sampai 4 bulu cambuk dan dapat bergerak atau berpindah tempat, memiliki Vakola Kontraktil, dan satu bintik mata berwarna merah . contoh dari alga hijau adalah Chorella, Spirogyra, Volvox dan Ulothrix.
5.      Rhodophyta (Alga Merah)
    Hampir 5000 spesies adalah rumput laut alga merah umumnya berwarna kemerah-merahan karena adanya pigmen asesoris yang disebut fikoeritin, pigmen tersebut termasuk kedalam kelompok pigmen fikobilin. Ciri alga merah adalah sebagai berikut :
-          Mempunyai struktur talus, holdfast dan stipe.
-          Bentuk batang pipih seperti daun.
-          Tidak mempunyai flagel
-          Holdfast berfungsi untuk melekatkan rumput laut pada batu. Hampir hitam, yang menunjukkan bahwa pigmen terbanyak adalah pigmen fuko-xantin
-          Cadangan makanan berupa lamilarin yang berupa karbohidrat dan algin atau asam alginat.

      Alga merah hidup dilaut yang lebih dalam dan air yang hangat, hidup melayang dan beberpa hidup menempel pada substrat dasar atau bantuan menggunakan holdsaft.
     Alga merah menghasilkan karagenan yang berupa materi gel yang digunakan untuk cat, kosmetik, dan baking juga dipakai untuk pengental makanan dan pelembut es krim, selain itu biza dipanen untuk makanan agar biasanya digunakan untuk media pertumbuhan pada percobaan mikrobilogi.
6.      Phaeophyta (Alga Coklat)
      Merupakan kelompok alga yang paling besar dan paling kompleks, sebagian besar hidup dilaut alga coklat sangat umu berada di sepanjang pantai beriklim sedang dan keadaan airnya sejuk. Alga ini merupakan anggota terbesar anggota rumpu laut yang mempunyai peranan ekologis penting. Warna coklat ditimbulkan karena adanya pigmen coklat yang dominan menyelubungi waran hijau dari klorofil pada jaringan. Beberapa ciri alga cokelat antara lain :
-          Seluruh anggotanya multiseluler
-          Bentuk tegak, filamen bercabang atau filamen tidak bercabang dengan talus berukuran mikroskopis sampai makroskopis
-          Kloroplas tunggal dapat membentuk lempengan atau bentuk benang.
-          Struktur kloroplas alga coklat homolog dengan perlengkapan fotosintetik alga pirang mempunyai pirenoid dalam kloroplas yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan yang beruap laminarin.
     Reproduksi alga cokelat terjadi secara seksual dan aseksual. Alga coklat mempunyai tipe reproduksi tidak umum yaitu dua flagel terpisah secara lateral kebagian sisi.
7.      Chrysophyta (Alga Keemasan)
      Hidup diair tawar atau air laut serta daerah yang lembab. Alga ini diberi nama sesuai dengan warnanya yang dihasilkan oleh karoten kuning dan coklat serta pigmen asesoris xantofil. Sel yang mempunyai 2 flagell yang tidak sama panjang. Falgell yang pendek dilengkapi dengan fotoreseptor (aera yang sintetif terhadap cahaya).  Fotoreseptor memiliki bintik mata pada ujung flagela. Kelompok alga keemasan memiliki keragaman komposisi pigmen, dinding sel, dan tipe flagela, mengandung klorofil a dan c, karoten dan xantofil serta fuxo-xantin. Ciri alga keemasan adalah sebagai berikut :
-          Talus berupa batang atau telpak tangan.
-          Sel-selnya khas terdiri dari 2 flagel dan kedua flagel terpaut erat dengan ujung sel tersebut.
-          Beberapa spesie adalah mikroskopis.
-          Sebagian besar uniseluler namun ada jyga yang berkoloni.
-          menyerap senyawa makanan berupa senyawa organik. Yang berlarut dengan menyalurkan pseupodianya.
-          Pada beberapa spesies mengandung silika.
-          Pada kloroplas beberpa spesies tertentu terrdapat pirenoid yang merupakan temoat persediaan makanan pada vakola terdapat tetes minyak.
-          Cadangan makan berupa solaminarin.
     Alga keemasan hidup secara autotrof. Yaitu dapat menyintesis makanan sendiri karena memilik klorofil.

Tidak ada komentar:

Google Ads