Google ads

Jumat, 18 Januari 2013

Interaksi Herbal Medicine dengan Obat modern



            Herbal Medicine atau Obat Herbal adalah obat alami yang umumnya berasal dari tanaman, mengandung lebih dari satu komponen aktif. Jadi pemanfaatan obat herbal bersama dengan obat modern (drugs) harus hati-hati karena  dapat terjadi  interaksi diantara keduanya (herbal-drug) yang lebih rumit dibandingkan interaksi yang terjadi antara sesama obat modern ( drug-drug) karena hanya mengandung senyawa tunggal. Oleh karena itu pada penggunaan klinis, pada beberapa kasus disarankan agar pada saat mengkonsumsi obat herbal dilarang untuk mengkonsumsi obat modern secara bersamaan.
            Obat herbal dan obat modern dapat berinteraksi baik secara farmakokinetik atau farmakodinamik. Obat herbal mengikuti prinsip-prinsip farmakologi modern, jadi terjadinya interaksi antara herbal-drug berdasarkan tata cara pada interaksi drug-drug baik dari aspek  farmakokinetik maupun farmakodinamik. Beberapa kasus interaksi herbal-drug  seperti contoh berikut:
v  Terjadinya pendarahan pada pemberian warfarin bersama-sama dengan obat herbal Ginkgo biloba, bawang putih ( Allium sativum).
v  Penurunan bioavaibilitas dari obat digoxin, theophylin, siklosporin, bila obat-obat ini dikombinasikan dengan obat Herbal dari Hypericum perforatum.
v  Peningkatan resiko hipertensi pada penggunaan secara bersama obat antidepresan trisiklis dengan obat herbal Yohimbin ( Pausinystalia yohimbe)
v  Terjadinya potensiasi baik pada penggunaan oral atau topikal dari obat predinisolon yang digunakan bersama dengan radix Liquiritae (  Glycyrrhiza glabra)
Lebih lanjut, tumbuhan yang mengandung senayawa glikosida anthraquinon, termasuk daun Senna ( Cassia senna) dsan Cascara (Rhamnus purshiana ), juga tumbuhan yang mengandung serat terlarut ( soluble fiber) seperti gum dapat menurunkan tingkat absorbsi dari obat modern (drug) di saluran pencernan

Fakta-fakta :

      1.   Sedikitnya informasi tentang efek obat herbal pada janin, oleh karena itu penggunaan        obat herbal pada janin harus dihindari (kontra indikasi).
      2.   Sedikitnya informasi tentang transfer komponen aktif dari obat herbal ke bayi melalui       susu Ibu ,oleh karena itu obat-obat herbal tidak dibenarkan diberikan pada wanita       yang lagi menyusui.
      3.   Tidak adanya pengetahuan yang khusus tentang interaksi obat herbal dengan obat-            obat modern yang ditulis pada  resep dokter.
      4.   Sedikitnya informasi tentang efek obat herbal terhadap fertilitas, yang berkaitan    dengan sifat-sifat estrogenik dan androgenik.
      5.   Oral Anticoagulant Theraphy (OACT) selalu menimbulkan interaksi antara drug-   drug, demikian juda interaksi antara  herbal-drug. Hasil penelitian menunjukkan ada             lebih 30 tanaman Herbal berinteraksi dengan warfarin, baik melalui uji laboratorium    maupun melalui study kasus.
      6.   Sedikitnya informasi tentang efek samping yang timbul pada penggunaan yang lama         dari obat herbal. Herb holydays yang diterapkan merupakan ide yang baik, tetapi            tidak dapat menjelaskan berapa lama harus berhenti makan obat.
      7.   Ada fakta yang menunjukkan hubungan antara terjadinya resiko setelah operasi,    karena sebelumnya telah mengkonsumsi obat herbal. Disarankan agar pasien tidak            mengkonsumsi obat herbal minimal 7-10 hari sebelum operasi.
      8.   Pemberian obat herbal pada anak-anak kurang baik, karena mereka masih dalam     pertumbuhan dengan enzym2 biotranformasi yang aktif, dengan pembelahan sel         yang sangat tinggi, sehingga sangat memungkinkan akan terjadinya mutagenesis.

Beberapa contoh interaksi obat  Herbal – Drug

                                                      1. Biji Pinang :
       Adalah biji dari buah Pinang ( Areca catechu ) suku Palmae, mengadung senyawa alkaloid arecoline bersifat kolinergik. Biji pinang biasanya dikunyah bersama dengan daun sirih (Piper betle) dan ditambah kapur. Arecolin mempunyai aktivitas terhadap jaringan lunak, sistem kardiovaskuler, saluran pencernaan dan adanya efek terhadap susunan saraf pusat. Sensasi yang ditimbulkan pada saat mengunyah sirih dengan biji pinang adalah euphoria, salivasi, perasaan panas pada tubuh  dan meningkatnya kapasistas dan semangat untuk bekerja. Namun memberikan efek negatif berupa: kebiasaan (habituasi), ketagihan (adiksi) dan withdrawal symptoms.    Efek serius yang tidak diinginkan adalah karsinogenesis, yang menyebabkan kanker mulut. Dengan penambahan tembakau maka efek ini akan meningkat Interaksi terjadi dengan obat Fluphenazin akan menimbulkan gejala tremor, dengan Flupenthixol menimbulkan bradykinesia dan jaw tremor. Efek extrapyramidal  ini akan hilang setelah pemberhentian makan sirih bersama dengan obat-obat tersebut.

                                                      2. Buah Cabai
      Adalah buah dari tanaman Cabai (Capsicum annuum ) suku Solanaceae dan jenis cabai lainnya. mengandung capsaicin yang memberikan rasa pedas dan panas. Secara tradisional digunakan per oral sebagai karminatifum  dan sebagai  rubifacient pada pemberian topikal. Efak farmakologi timbul karena capsaicin melepaskan P-faktor dari neuron, sehingga dapat menghilangkan rasa sakit. Bagi pasien dengan gangguan lambung (ulser), pemberian capsaicin harus dihindari. Penggunaan bersama dengan obat-obat ACE inhibitor akan terjadi interaksi obat yang menimbulkan batuk, sedang pemberian bersama dengan obat Teophylin akan meningkatkan absorbsi dan bioavaibilitas dari obat ini..
.
                                                      3. Daun Ginkgo
      Adalah daun dari tanaman Ginkgo ( Ginkgo biloba ) suku Ginkoaceae. Digunakan sejak lama untuk mengatasi gangguan pernafasan. Saat ini diklaim dapat memperbaiki aliran darah serebral dan darah perifer serta untuk melawan geriatri depressi. Mengandung senayawa flavonoid  Querstein, Kaempherol, Isorhamnetin. Mempunyai sifat antioksidan dan sifat menginhibisi agregasi platelet. Hasil penelitian  pada kasus penyakit Alzheimer, terjadi perobahan yang signifikan pada fungsi kognitif, memori dan fungsi sosial dibandingkan dengan plasebo. Interaksi herbal-drug terjadi pada pemberian bersama aspirin yang akan menimbulkan hyphema secara spontan. Dengan parasetamol dan ergotamin akan menimbulkan hematoma, dengan warfarin akan menimbulkan intraserebral hemorraghic.

                                                      4 Akar manis
       Adalah akar dari tanaman  Glycyrrhiza glabra suku Leguminosae.Digunakan sebagai ekspektoransia dan untuk melegakan tenggorokan, juga pada peptik ulser. Mengadung senyawa asam glycyrrhetinat yang tergolong senyawa triterpenoid dalam bentuk glikosida, yang dapat menginhibisi sekresi cairan lambung. Bersama dengan Obat Karboxolon sodium suksinat  digunakan secara luas untuk pengobatan peptik ulcer.  Pemberian bersama dengan obat Predisolon  akan meningkatkan konsentrasi plasma dari prednisolon. Dengan hidrokortison akan menimbulkan respon vasokontriksi pada permukaan kulit. Dengan obat Oral kontraseptik akan terjadi hipertensi, edema dan hipokalemia. Memberikan efek potensiasi pada pemberian  bersama adrenokortikotropik hormon pada kasus rheumatoid arthritis.

                                                      5 Buah Asam Jawa
      Adalah daging buah yang telah dikeringkan dengan sinar matahari dari tanaman  Tamarindus indica suku Leguminosae. Bersifat laksan lemah, dan bersifat  antisptik. Mengandung asam tartrat, gula, pektin, pyrazine, dan thiazole. Interaksi herbal-drug terjadi bila diberikan bersama dengan aspirin akan meningkatkan bioavaibilitas dari obat ini, yang pada akhirnya menyebabkan pendarahan. Buah asam jawa juga banyak digunakan sebagai bahan makanan.

                                                      6. Akar Valerian
      Adalah akar yang telah dikeringkan dari tanaman Valeriana officinalis, telah digunakan sejak lama sebagai sedatif-hypnotik.pada keadaan insomnia.atau  pada kasus susah tidur. Mengandung senyawa aktif valepotriat dan seskuiterpene. Keduanya mempunyai sifat sedativum, valepotriat bersifat cytotoksis, sedang senyawa seskuiterpene tidak. Ekstrak air dari akarnya mengandung senyawa GABA yang dapat menginduksi sedasi. Ada satu kasus withdrawal symptoms pada penghentian penggunaan herbal ini. Interaksi Herbal-drug dapat terjadi pada pemberian. senyawa  valepotriat  dengan alkohol ,  valepotriat akan mereduksi efek yang tidak diinginkan dari alkohol.


                                                       7 Kulit batangYohimbin
      Adalah kulit batang yang telah dikeringkan dari tanaman Pausinystalia yohimbi, mengandung sejumlah alkaloid salah satunya yohimbin yang juga ditemukan pada akar dari Rauwolfia serpentina, strukturnya mirip dengan reserpin. Digunakan selama bertahun-tahun untuk pengobatan disfungsi ereksi pada pria, meningkatkan libido terutama pada laki-laki usia lanjut. Yohimbin secara farmakologik adalah suatu presynap alpa adrenergik blocking agent dan suatu serotonin antagonis. Interaksi terjadi bila diberikan bersama dengan sediaan obat dari senyawa trisiklik antidepresant. yang akan menimbulkan hipertensi . Yohimbin sendiri akan menimbulkan efek hipertensi pada dosis terafi, namun dengan penggunaan secara bersamaan,maka yohimbin  pada dosis rendah telah menimbulkan efek hipertensi yang kuat.

                                                       8. Daun  Inggu
      Adalah daun dari tanaman Inggu  (Ruta graveolens ) suku Rutaceae, dalam bentuk rebusan digunakan untuk kasus insomnia, sakit kepala, nervous, abdominal cramps, dan gangguan ginjal. Minyak atsiiri dari daun Inggu bersifat lokal iritan dan dapat menimbulkan dermatitis.Dahulu digunakan sebagai abortifacient,yang akan menginduksi pendarahan pada uterus serta menimbulkan kontraksi uterus yang cukup kuat. Mengandung senyawa aktif rutin glikosida,  furokumarine (psoralens), alkaloid, tannin, minyak atsiri dll. Furokumarin bertanggung jawab atas sifat toksisnya seperti fotosensitifitas dan dermatitis, hepatotoksis dan nephrotoksis. Pada dosis tinggi akan menimbulkan  mual (vomiting), sakit epigastrik, salivasi ,  CNS eksitasi. Juga terjadi hipotensi dan bradycardia. Adanya psoralen akan menimbulkan keadaan phytophotodermatitis, yang merupakan reaksi photokimia dan bukan timbul karena  reaksi allergi berdasarkan reaksi antigen-antibodi. Tidak ada laporan tentang interaksi herbal-drug karena sifat-sifat toksikologik maka pemberian bersama dengan obat-obat sejenis harus hati-hati,


                  Herbal yang mengandung senyawa bersifat antikoagulan
      Beberapa natural produk mengandung komponen aktif bersifat antikoagulan seperti kumarin, salisilat atau senyawa yang bersifat anti platelet. Jadi produk alami harus hati-hati pada pemberian bersama dengan warfarin,  karena akan menimbulkan interaksi berupa potensiasi Beberapa tanaman yang mengandung kumarin (coumarine) atau derivatnya adalah :

-          Bawang putih (Allium sativum) : bekerja dengan efek terhadap cardiovaskuler seperti menurunkan tekanan darah dan lemak darah serta mempunyai aktivitas antithrombotik. Bawang putih diinformasikan dapat menghambat sintesis thromboksan , sehingga menginhibisi fungsi platelet.

-          Jahe ( Zingiber officinale) : digunakan untuk mabuk perjalanan, mual dan arthritis (radang sendi).Dilaporkan dapat mengurangi aggregasi dari platelet melalui inhibisis kerja enzim thromboksan syntetase. Jahe akan meningkatkan resiko pendarahan bila diberikan bersama dengan warfarin.

-          Ginkgo ( Ginkgo biloba) : produk herbal ini dipromosikan sebagai obat untuk meningkatkan daya ingat ( fungsi kognitif). Salah satu komponennya Ginkgolide B dapat menginhibisi  platelet-activating faktor melalui persaingan pada penempatan reseptor, sehingga menurunkan aggregasi pletelet, akibatnya terjadi pendarahan.

-          Ginseng ( Panax quinquefolium, Panax ginseng): digunakan sebagai tonikum meningkatkan energi vitalitas, mengurangi stress menimbulkan kenyamanan.  Salah satu komponen aktif adalah ginsenoside telah diidentifikasi lebih dari 20 jenis. Aktivitas senyawa ini sangat dipengaruhi oleh tempat tumbuh dan metode yang digunakan pada saat isolasi. Senyawa ginsenoside ini diyakini dapat meningkatkan sintesis adrenal hormon, menurunkan kadar glukose darah dan meningkatkan imunomodulasi.  Oriental ginseng (Panax ginseng ) mempunyai sifat yang berlawanan (antagonis) dengan warfarin. Senyawa aktif apa yang bertanggung jawab masih perlu penelitian.

-          Papain : adalah campuran enzim proteolitik dari buah pepaya ( Carica papaya) suku Caricaceae. Penggunaan secara oral akan mengurangi oedema , inflamasi, herpes zoster syndrom dan diare. Efek farmakologi lain berupa koagulasi darah, walau mekanismenya belum diketahui, oleh karena itu dihindari pemberian warfarin bersama dengan papain.

-          Teh hijau (Green Tea): diperoleh dari tanaman teh (  Camellia sinensis), atau disebut juga teh Cina. Berbeda dengan teh hitam (black tea), teh hijau  tidak mengalami fermentasi pada proses pembuatannya. Enzim yang terdapat pada daun teh segar, di nonaktifkan dengan perendaman air panas atau dengan pemberian uap air selama beberapa menit. Dilaporkan bahwa pemberian green tea sangat berpotensi antagonis dengan pemberian warfarin.



Kesimpulan

1,   Herbal Medicine yang merupakan obat bahan alam mengandung lebih dari satu komponen , sebagaimana obat modern terjadi interaksi drug-drug, maka pada pemakaian secara bersama akan menimbulkan interaksi Herbal-Drug .

2    Adverse effek yang ditimbulkan oleh interaksi herbal-drug sangat beragam bahkan pada beberapa kasus memberikan efek fatal, apalagi pada pemberian bersama dengan obat-obat yang bersifat antikoagulan seperti warfarin.

3.   Untuk menghindarkan adverse efek yang tidak diduga dan tidak diinginkan, sebaiknya pemberian obat Herbal pada pengobatan, tidak diberikan bersama dengan obat modern (drugs). Juga harus dihindari pemberian obat herbal pada wanita hamil dan menyusui serta pada anak-anak, karena data penelitian tentang ini masih belum lengkap.


PUSTAKA:
1. Philp,Richard B., 2004 Herbal -Drug Interactions and Adverse Effects., New York,             Mc Graw Hill..

2.  Ebadi, Manuchair., 2007., Pharmacodynamic Basic of Herbal Medicine, second      Ed.,London, Taylor & Francis

Tidak ada komentar:

Google Ads